Banyaknya pesan yang masuk ke ponsel Fadly pada Januari 2026 berjalan beriringan dengan peningkatan jumlah pekerja migran asal Indonesia yang datang ke KBRI Kamboja. Dari tempat cukur itulah berbagai kisah jual beli WNI di sindikat penipuan daring dan situasi kerja di perusahaan penipuan daring mulai Fadly dengar. Ketika bekerja di sebuah tempat cukur rambut di Kamboja, Fadly kerap melayani para WNI yang bekerja di perusahaan penipuan daring. Aku lihat sekitar 95% WNI yang kerja di kantor penipuan daring, termasuk bos di level menengah, perekrut adalah orang Indonesia. “Pernah aku sampai enggak tidur beberapa hari karena merespons (berbagai pesan) orang yang berbeda,” sambung Fadly yang juga pernah bekerja di Kamboja. Isi pesannya adalah permohonan bantuan dari para warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak bekerja dalam sindikat penipuan daring di Kamboja.
KBRI Phnom Penh: Banyak yang tidak ada paspor dan overstay
“Aku cari pertolongan via media sosial soal apa yang bisa kulakukan agar bisa pulang. Kiky berhasil keluar setelah membayar sejumlah uang yang diminta tim HRD, tepat lima bulan setelah bekerja di perusahaan itu. Sesampainya di Kamboja, ia mengaku diantar ke Crown Casino Krong Bavet dan bekerja sebagai telemarketing perusahaan love scam. Sebagian besar WNI itu terjerat dalam sindikat penipuan daring baik judi online maupun bisnis love scam yang berkedok perusahaan judi. Ketika kembali ke Indonesia pada Agustus 2025, Fadly bertekad untuk membuat video-video seputar kondisi kerja para WNI di pusaran industri penipuan daring, salah satunya love scam. Mereka pun berupaya ke luar dengan cara kabur, membayar denda kepulangan, dan mencari pekerja pengganti atau istilahnya ‘tukar kepala’.
Ia menyatakan perlunya pemerintah melakukan penelusuran forensik digital dan psikologi dari setiap pekerja WNI yang meminta pertolongan untuk dipulangkan. Direktur Eksekutif Migrant CARE, Wahyu Susilo, menyebut keberadaan lowongan itu berbahaya karena para pekerja cenderung mengesampingkan keamanan dan kredibilitas perusahaan, apalagi saat mereka di tengah kesulitan finansial. Ada kalanya lowongan mencantumkan bahwa pekerjaannya adalah love scam. Komunikasi daring dilakukan lewat ponsel dan gawai lain yang disediakan perusahaan untuk keperluan pekerjaan. Sementara itu, pakar keamanan siber Pratama Persadha menyatakan bahwa pemerintah Indonesia sebetulnya memiliki sumber daya yang cukup untuk mengungkap aktor-aktor di balik perdagangan orang.
- Pada Maret 2025 pemerintah Indonesia telah menerbitkan larangan bagi WNI untuk bekerja di Kamboja.
- “Banyak kategori, pertanyaan variatif kami menanyakan apakah pernah melapor, menerima gaji dan berapa jumlahnya, kendala di pekerjaan, bisa keluar/masuk tempat kerja atau tidak,” kata Santo.
- “Mereka minta pertolongan dengan berpura-pura sedang mencari target love scam di media sosial,” ujar Fadly.
- “Kami siap membayar peifu (uang untuk mediator, biasanya berjumlah belasan hingga puluhan juta rupiah) bagi yang bisa mengantar ke perusahaan kami,” tulis iklan tersebut.
- Aku lihat sekitar 95% WNI yang kerja di kantor penipuan daring, termasuk bos di level menengah, perekrut adalah orang Indonesia.
Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?
“Banyak kategori, pertanyaan variatif kami menanyakan apakah pernah melapor, menerima gaji dan berapa jumlahnya, kendala di pekerjaan, bisa keluar/masuk tempat kerja atau tidak,” kata Santo. “Sampai saat ini kami belum menemukan individu yang nyata terlihat terindikasi sebagai korban tindak pidana perdagangan orang,” tambah Santo. Seluruh korban yang mengadu ke Migrant CARE direkrut melalui media sosial dan aplikasi pesan, salah satunya Telegram dan WhatsApp group,” jelas Wahyu. Di KBRI Phnom Penh, Kiki melaporkan diri sebagai korban tindak pidana perdagangan orang. Ia dijanjikan pekerjaan, kemudahan perjalanan, dan gaji bulanan sekitar Rp11 juta per bulan. Pada awal tahun 2024 Kiki bekerja sebagai tim telemarketing di sebuah perusahaan penipuan daring di Sihanoukville, Kamboja.
Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026
Ia pun rutin mengunggah video soal kisah kehidupan WNI di Kamboja yang meminta pertolongan karena terjebak di kantor penipuan daring. “Mereka minta mamibet pertolongan dengan berpura-pura sedang mencari target love scam di media sosial,” ujar Fadly. Ratusan pesan dari orang-orang tak dikenal masuk ke ponsel Fadly Barberto setiap hari pada Januari 2026. Pemerintah didorong untuk memikirkan cara efektif guna mengurangi kejahatan perdagangan orang.